Athentech Perfectly Clear v1.6.2 Plug-In Photoshop Full Version -
Seperti judulnya, Athentech Perfectly Clear adalah salah satu plug-in
photoshop yang berguna untuk memperbaiki dan menyempurnakan secara
otomatis kecerahan serta ketajaman perpaduan warna pada image/gambar
yang kita miliki. Plug-in ini berjalan pada photoshop berbasis 32 bit
maupun 64 bit, dan sudah kompatible untuk di sandingkan dengan photoshop
CS6.
Screenshot
Link download
Password: koskomputer
Install
1. Ekstrak
2. Jalan setup untuk melakukan installasi
3. Copy & paste file crack yang ada di folder jamu ke:
C:\Program Files\Adobe\Adobe Photoshop CS3\Plug-Ins\Athentech
4. Selesai
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Desain Grafis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Desain Grafis. Tampilkan semua postingan
Minggu, 17 Juni 2012
Selasa, 12 Juni 2012
Andy's Blog Dukung LINUX dan Open Sources (design by Andy)
Assalamualikum Wr.Wb
pengunjung setia, Andy's blog RESMI menjadi Blog pendukung perkembangan LINUX dan Open Source's.untuk mengetahui apa itu Linux, bagaimana sejarahnya?apa saja Distro Linux?silahkan masuk DISINI
Distro Linux dan beberapa Link untuk download Distro Linux nya menyusul :)
IGOS (Indonesia GO Open Source)
pengunjung setia, Andy's blog RESMI menjadi Blog pendukung perkembangan LINUX dan Open Source's.untuk mengetahui apa itu Linux, bagaimana sejarahnya?apa saja Distro Linux?silahkan masuk DISINI
Distro Linux dan beberapa Link untuk download Distro Linux nya menyusul :)
IGOS (Indonesia GO Open Source)
Senin, 28 Mei 2012
Contoh Brosur/Banner Toko Komputer dengan menggunakan CorelDRAW
Asslamualaiku Wr.Wb
Malam ini saya akan share contooh brosur hasil saya dengan menggunakan CorelDRAW X6
Diatas adalah versi JPEG nya, untuk versi CDR (format CorelDRAW) nya bisa anda download DISINI
NB : Buka dengan Corel versi X6
Malam ini saya akan share contooh brosur hasil saya dengan menggunakan CorelDRAW X6
Diatas adalah versi JPEG nya, untuk versi CDR (format CorelDRAW) nya bisa anda download DISINI
NB : Buka dengan Corel versi X6
PROMOSI CAHAYA COMPUTER DAERAH BATANG-PEKALONGAN
CAHAYA COMPUTAMA
"computer solutions"
Jl.Dr.Cipto No.71 Proyonanggan Batang,Jawa Tengah
PROMO CAHAYA COMPUTER BATANG CENTRAL JAVA
CARD READER : Rp.8000 sampai Rp.30.000 ( Tergantung Merek dan Jenis)
FLASHDISK KINGSTON 4GB : Rp.47.000 (PROMO)
FLASHDISK KINGSTON 8GB : Rp.67.000 (PROMO)
HEADPHONE Advance BASS DOuble : Rp.35.000 - 45.000
JASA/SERVIS
Servis KomputerServis Laptop
Servis Printer
Maintenance
Setting
Instalasi Windows
Upgrade Windows/Linux
info : 08986518941
Facebook : Cahaya Computama in Facebook
Label:
andysadega.blogspot.com,
Anti Virus,
Artikel,
Browsers,
downloads software,
E-book SMK,
facebook,
Multimedia,
Software,
Software Windows,
Tutorial Desain Grafis,
Tutorials,
virus,
windows 7
Bagaimana Kriteria Seorang Desainer Grafis Hebat?
Assalamualaikum Wr.Wb
Wah satu bulan nggak buka blog, sekarang saatnya Andy Beraksi lagi !
ini adalah bacaan yang bagus untuk dibaca , terutama yang bercita2 menjadi seorang DESAINER GRAFIS seperti Andy haha LOL
simak bro!
Sebagai desainer grafis, kita patut bersyukur dengan kehadiran internet. Setiap harinya kita disuguhi oleh karya-karya yang outstanding dan menakjubkan. Entah itu ilustrasi, branding, advertising, digital imaging, kartun, dsb. Dunia ini sungguh dipenuhi oleh orang-orang yang bertalenta dan jenius. Terkadang, saya bertanya-tanya sendiri, "Bagaimana kriteria seorang desainer grafis hebat?". Saya pun mencoba mengurai beberapa poin yang membuat seorang desainer grafis itu menjadi luar biasa. Dan (sekali lagi) ini hanyalah pandangan personal, so, kamu juga boleh share apa poin yang menurut kamu bisa bikin seorang desainer grafis menjadi hebat.
Yeah, ini dia 5 poin yang menurut saya sangat berperan dalam menentukan kualitas seorang desainer grafis :
1) Kreatifitas
Ini paling penting! Karena desain grafis bersifat dinamis, bergerak dan mengikuti perubahan. Taste setiap orang juga bergerak, persepsi dan daya visual juga mungkin berubah, dan desainer grafis siap ataupun tidak dituntut untuk mampu mengimbangi dan mengikuti pergerakannya. Dan itu tidak mungkin terjadi kalau ide dan pemikiran tidak diimprove sedemikian rupa menjadi some thing that really out of the box. Outputnya dikenal secara massal sebagai kreatifitas dan pelakunya dikenal sebagai insan kreatif.
Permasalahannya saudara-saudari, kreatifitas itu bukanlah bakat, tapi sesuatu yang perlu digali dengan usaha keras dan tanpa henti. Kreatifitas membutuhkan pengorbanan dan kemauan keras. Kreatifitas murni pilihan bagi setiap orang. Kembali kepada masing-masing, mau memilih untuk jadi kreatif atau tidak. Kalau mau, maka bersiaplah bekerja keras dan banting tulang. Itu.. #menirumarioteguh
2) Pemahaman Teoritis dan Aplikasi
Untuk menjadi seorang desainer grafis hebat, maka seseorang perlu menguasai dasar keilmuannya, sejarahnya, teori-teorinya, serta standar dan filosofinya. Ini tidak habis dipelajari dua-tiga bulan (kecuali kamu seorang jenius seperti Einstein), melainkan bertahun-tahun dengan metode learn and practice. Jadi jika kamu adalah penulis buku "Mahir desain grafis dengan Adobe Illustrator dalam satu bulan", sebaiknya tarik itu buku dari peredaran, karena itu bohong!
Selain pemahaman dalam bidang teoritis, seorang desainer grafis juga harus mampu mengaplikasikan ilmunya kedalam karya nyata. Artinya, setelah basic keilmuan dikuasai, ide sudah oke, dan konsep sudah matang, maka saatnya memvisualisasikannya dalam bentuk karya. Aspek visualisasi ini bisa beragam. Bisa dengan sketsa/menggambar, Bisa juga dengan menggunakan aplikasi grafis seperti Adobe Illustrator dan Photoshop. Tergantung dari kebutuhan dan kondisi pekerjaan.
3) Passion & Improvement
Nah, ini juga cukup vital : Passion (semangat, kemauan -red). Passion bikin desainer enjoy dengan pekerjaan. Passion juga yang bikin desainer mau belajar mengasah kemampuan. Passion membuat kita menjadi terus penasaran sampai akhirnya (sadar ataupun tidak) kita dibawa ke arah perbaikan (improvement) dalam rangka menjadi desainer grafis yang lebih baik setiap harinya.
4) Communication Skill and Self Management
Komunikasi (verbal & visual) adalah faktor penting yang membedakan desainer pro dengan amatiran. Melalui karya, desainer grafis berkomunikasi (visually) dengan audiens. Desainer grafis juga dituntut mampu berkomunikasi (verbally) dengan klien. Baik itu ketika deal-dealan project, maupun ketika mempertanggung-jawabkan hasil karyanya.
Selain itu, desainer grafis hebat juga harus mampu memanage dirinya dengan baik. Manajemen diri dalam hal ini adalah tentang bagaimana seorang desainer grafis mempersiapkan dirinya sebagai profesional yang fokus, disiplin, dan bertanggung jawab pada setiap project yang dikerjakan.
5) Positive Attitude
And last, attitude save the world! Terserah mau pakai hukum Tuhan, hukum alam, atau hukum rimba sekalipun, seseorang dengan sikap (attitude) yang baik pasti akan menuai hasil yang baik. Sikap disini bisa berarti prilaku, cara pandang, idealisme, dan interaksi sosial. Membangun sikap positif ini bisa dimulai dengan melakukan hal-hal yang sederhana seperti : jujur, terbuka, memahami perbedaan, dsb.
Yeah, that's it! Seperti telah disampaikan diatas, itu cuma pandangan personal saya sebagai makhluk lemah dan tidak berdaya. :D Jadi kamu bebas jika punya pendapat sendiri atau hanya sekedar ingin menambahkan.
Wah satu bulan nggak buka blog, sekarang saatnya Andy Beraksi lagi !
ini adalah bacaan yang bagus untuk dibaca , terutama yang bercita2 menjadi seorang DESAINER GRAFIS seperti Andy haha LOL
simak bro!
Sebagai desainer grafis, kita patut bersyukur dengan kehadiran internet. Setiap harinya kita disuguhi oleh karya-karya yang outstanding dan menakjubkan. Entah itu ilustrasi, branding, advertising, digital imaging, kartun, dsb. Dunia ini sungguh dipenuhi oleh orang-orang yang bertalenta dan jenius. Terkadang, saya bertanya-tanya sendiri, "Bagaimana kriteria seorang desainer grafis hebat?". Saya pun mencoba mengurai beberapa poin yang membuat seorang desainer grafis itu menjadi luar biasa. Dan (sekali lagi) ini hanyalah pandangan personal, so, kamu juga boleh share apa poin yang menurut kamu bisa bikin seorang desainer grafis menjadi hebat.
Yeah, ini dia 5 poin yang menurut saya sangat berperan dalam menentukan kualitas seorang desainer grafis :
1) Kreatifitas
Ini paling penting! Karena desain grafis bersifat dinamis, bergerak dan mengikuti perubahan. Taste setiap orang juga bergerak, persepsi dan daya visual juga mungkin berubah, dan desainer grafis siap ataupun tidak dituntut untuk mampu mengimbangi dan mengikuti pergerakannya. Dan itu tidak mungkin terjadi kalau ide dan pemikiran tidak diimprove sedemikian rupa menjadi some thing that really out of the box. Outputnya dikenal secara massal sebagai kreatifitas dan pelakunya dikenal sebagai insan kreatif.
Permasalahannya saudara-saudari, kreatifitas itu bukanlah bakat, tapi sesuatu yang perlu digali dengan usaha keras dan tanpa henti. Kreatifitas membutuhkan pengorbanan dan kemauan keras. Kreatifitas murni pilihan bagi setiap orang. Kembali kepada masing-masing, mau memilih untuk jadi kreatif atau tidak. Kalau mau, maka bersiaplah bekerja keras dan banting tulang. Itu.. #menirumarioteguh
2) Pemahaman Teoritis dan Aplikasi
Untuk menjadi seorang desainer grafis hebat, maka seseorang perlu menguasai dasar keilmuannya, sejarahnya, teori-teorinya, serta standar dan filosofinya. Ini tidak habis dipelajari dua-tiga bulan (kecuali kamu seorang jenius seperti Einstein), melainkan bertahun-tahun dengan metode learn and practice. Jadi jika kamu adalah penulis buku "Mahir desain grafis dengan Adobe Illustrator dalam satu bulan", sebaiknya tarik itu buku dari peredaran, karena itu bohong!
Selain pemahaman dalam bidang teoritis, seorang desainer grafis juga harus mampu mengaplikasikan ilmunya kedalam karya nyata. Artinya, setelah basic keilmuan dikuasai, ide sudah oke, dan konsep sudah matang, maka saatnya memvisualisasikannya dalam bentuk karya. Aspek visualisasi ini bisa beragam. Bisa dengan sketsa/menggambar, Bisa juga dengan menggunakan aplikasi grafis seperti Adobe Illustrator dan Photoshop. Tergantung dari kebutuhan dan kondisi pekerjaan.
3) Passion & Improvement
Nah, ini juga cukup vital : Passion (semangat, kemauan -red). Passion bikin desainer enjoy dengan pekerjaan. Passion juga yang bikin desainer mau belajar mengasah kemampuan. Passion membuat kita menjadi terus penasaran sampai akhirnya (sadar ataupun tidak) kita dibawa ke arah perbaikan (improvement) dalam rangka menjadi desainer grafis yang lebih baik setiap harinya.
4) Communication Skill and Self Management
Komunikasi (verbal & visual) adalah faktor penting yang membedakan desainer pro dengan amatiran. Melalui karya, desainer grafis berkomunikasi (visually) dengan audiens. Desainer grafis juga dituntut mampu berkomunikasi (verbally) dengan klien. Baik itu ketika deal-dealan project, maupun ketika mempertanggung-jawabkan hasil karyanya.
Selain itu, desainer grafis hebat juga harus mampu memanage dirinya dengan baik. Manajemen diri dalam hal ini adalah tentang bagaimana seorang desainer grafis mempersiapkan dirinya sebagai profesional yang fokus, disiplin, dan bertanggung jawab pada setiap project yang dikerjakan.
5) Positive Attitude
And last, attitude save the world! Terserah mau pakai hukum Tuhan, hukum alam, atau hukum rimba sekalipun, seseorang dengan sikap (attitude) yang baik pasti akan menuai hasil yang baik. Sikap disini bisa berarti prilaku, cara pandang, idealisme, dan interaksi sosial. Membangun sikap positif ini bisa dimulai dengan melakukan hal-hal yang sederhana seperti : jujur, terbuka, memahami perbedaan, dsb.
Yeah, that's it! Seperti telah disampaikan diatas, itu cuma pandangan personal saya sebagai makhluk lemah dan tidak berdaya. :D Jadi kamu bebas jika punya pendapat sendiri atau hanya sekedar ingin menambahkan.
Sabtu, 28 April 2012
Tutorial CorelDraw X6 – Mengubah warna yang kompleks pada objek dengan Color Harmony
Assalamualikum wr wb
Malam ini Andy kasih tutorial CorelDRAW X6
Tutorial Coreldraw X6 kali ini kita akan
membahas cara yang mudah dan tentunya sangat menghemat waktu untuk
mengubah warna yang benar-benar kompleks pada suatu objek. Kita akan
menggunakan contoh pada objek kupu-kupu yang bisa Anda download di sini.
Bisa dilihat bahwa kupu-kupu tersebut
memiliki banyak warna, kita akan coba mengubah kupu-kupu ini menjadi
warna yang lain. Pada Coreldraw X6 diperkenalkan fitur baru yaitu Color
Harmony, fitur ini bisa kita akses melalui Window > Docker > Color
Styles atau dengan menekan tombol ctrl+F6.

Coreldraw X6 - Color Harmony
Pertama kita drag kupu-kupu tadi ke kotak bertuliskan Drag Here to add color Style.
Seluruh warna yang ada pada objek tadi akan masuk ke dalam Color Style
tersebut. Kita pilih warna yang akan kita ubah, kali ini kita coba untuk
memilih seluruh warna. Tidak perlu klik satu per satu untuk memilih
seluruh warna, cukup dengan klik warna yang pertama lalu tekan tombol
shift dan klik warna yang terakhir, seluruh warna akan terpilih.

Coreldraw X6 - Color Harmony
Setelah seluruh warna terpilih, klik
pada tombol New Color Harmony. Seluruh warna tadi akan masuk ke dalam
Harmony Folder. Tinggal mainkan warna yang ada pada lingkaran warna di
bawahnya untuk mengubah warna keseluruhan.

Coreldraw X6 - Color Style
Sebagai contoh, kita ubah kupu-kupunya
menjadi warna biru, kita putar salah satu lingkaran dalam tabel warna
diatas menjadi seperti di bawah ini

Coreldraw X6 - Color Style
Jika ingin mengubah satu atau beberapa
warna juga bisa, tinggal kita klik warna yang ingin kita ubah dalam
Folder Harmony tadi. Ini hanyalah satu dari beberapa fitur baru
Coreldraw X6, fitur-fitur yang lain akan kami jelaskan kemudian.
Silahkan dipraktekkan agar lebih mudah mencerna tutorial Coreldraw X6
ini.
Efek Text otomatis dengan Filter Photoshop [Link Download Mediafire]
www.facebook.com/andyloveellinAssalamualaikum Wr.Wb
Kali ini Andy akan membagikan Software Plugin / Filter untuk melakukan Text Effect secara otomatis, nah memang teks efek misal membuat efek teks berwarna emas,silver dll.untuk seorang profesional mungkin akan menganggap hal sepele, nah bagaimana dengan seorang desainer pemula?nah software textart ini sangat membantu.anda tinggal mendownload, lalu extraxt file textart.8f, lalu Copy kan File textart.8bf kedalam folder C:/Program Files/Adobe/Photoshop/Plugin.setelah itu untuk menggunakanya di Photoshop tinggal klik FILTER lalu textart lalu pilih efek yang dikehendaki.sekian dan selamat mencoba.
Downloads Text Art Plugin Photoshop
Efek Teks Api dengan Photoshop

[1] Pertama-tama pilih File-New kemudian isikan, height = 400 pixels, width = 400 pixels
and resoulation of 72 dpi in the RGB mode. Seperti berikut :

[2] Sekarang Warnai dengan BackGround Hitam, dengan cara menekan Alt+delete pada keyboard
untuk mewarnai backgroundpastikan pada toolbox terpilih seperti berikut

[3] Sekarang ketikan Text sesuai keinginan anda, contoh teks yg saya ketikan On Fire dengan warna teks putih bisa dipilih di toolbar font diatas, tipe huruf bebas, tapi jika anda ingin jenis huruf seperti saya bias di download disini , seperti berikut :

[4] copy layer teks, dan pilih new layer
[5] sekarang susun layer sehingga tersusun seperti berikut

[6] warnai layer baru (layer 1) dengan warnai hitam, seperti tahap no dua tadi
[7]
sekarang sorot layer teks Copy, kemudian pilih layer – Merge Down
sehingga layer 1 dan layer teks copy bersatu menjadi Layer 1, seperti
berikut :

[8] Pilih/ Select layer1 Klik Image>Rotate Canvas>90'CCW.
[9] sehingga terlihat seperti berikut.

[10] kemudian pilih Filter>Stylize>Wind. Dierection From the right, ulangi sekali lagi (dua kali)
[11] sekarang teks terlihat seperti berikut :

[12] Pilih layer1 Klik Image>Rotate Canvas>90'CW.
[13] dan gambar kembali ke semula.

[14] Kemudian Klik Filter>Blur>Gaussion Blur Apply setting berikut.

[15] sekarang kita warnai, dengan mengklick Image >Adjustments> Hue/Saturation atau tekan Ctrl+U
Apply setting berikut.

[16] sekarang gambar terlihat seperti ini.

[17] sekarang gandakan layer 1, sehingga menjadi layer 1 copy dan rubah Hue/Saturasi seperti tadi dan Apply Setting Berikut

[18] Sekarang rubah blending mode pada Layer1 copy.
Select Layer 1 copy, rubah blending mode to Color Dodge

[19] kemudian Select pada Layer 1 Copy kemudian Pilih Layer Merge Down
[20] atur layer seperti berikut

[21] Select layer teks dan Block teksnya dan rubah warna teks menjadi Hitam

[22] dan hasilnya gambar seperti berikut, kemudian pilih Layer>Flaten Image untuk menggabungkan semua layer.
Teknik Menghilangkan Jerawat dan Menghaluskan Kulit dengan Photoshop
Assalamualaikum wr.wb
kali ini Andy akan memberikan tutorial photoshop, silahkan disimak
Setelah sebelumnya saya membuat tutorial menghilangkan jerawat dan menghaluskan kulit dengan plugins… kali ini saya akan membuat tutorial bagaimana cara menghaluskan kulit dan menghilangkan jerawat dengan mudah hanya dengan menyapukan brush dan dengan bantuan masking. Tanpa bantuan Plugins atau Action
kali ini Andy akan memberikan tutorial photoshop, silahkan disimak
Setelah sebelumnya saya membuat tutorial menghilangkan jerawat dan menghaluskan kulit dengan plugins… kali ini saya akan membuat tutorial bagaimana cara menghaluskan kulit dan menghilangkan jerawat dengan mudah hanya dengan menyapukan brush dan dengan bantuan masking. Tanpa bantuan Plugins atau Action
Berikut langkah-langkahnya :
1. buka photoshop dan buka photo yang akan dibersihkan
2. duplikatkan layer tersebut dengan menekan Ctrl+J di keyboard
3. aktifkan layer Background dengan mengklik layernya sehingga tersorot menjadi biru
4. pilih
menu Filter>Blur>Gaussian Blur... ceklist preview supaya bisa
terlihat efeknya, atur radius dengan menggeser-gesernya sampai gambar
menurut kita cukup halus, kalo sudah pilih OK
5. sekarang aktifkan layer 1
Lalu pilih Menu Layer> Layer Mask> Reveal All sehingga layer berubah menjadi seperti berikut
6. sekarang pilih Tool Brush
dan defaultkan warna pada tool dengan menekan tombol “D” di keyboard
, atur juga besar kecil brushnya, untuk
menghaluskan anda tinggal goreskan brush dengan warna hitam, untuk
menghapus goresan gunakan brush dengan warna putih, untuk
membalikan/menukar warna tekan tombol “X” di keyboard
7. goreskan sampai photo benar2 halus dan bersih dari noda, berikut hasil yang saya dapatkan...
8. untuk menggabungkan layer gunakan Ctrl+Shift+E / Merge Layer
5 Tips Meningkatkan Skill Desain
Desain grafis
merupakan sebuah profesi yang sangat menantang, dinamis, dan (yang
paling penting) menyenangkan untuk dilakukan. Menjadi desainer grafis
tidak semudah yang dibayangkan. Project-nya variatif, butuh
mental, ketekunan, fokus, wawasan, bahkan kesabaran yang ekstra tinggi.
Bagi kamu yang ingin meningkatkan skill/kemampuan desain kamu di bidang
ini, ada beberapa tips yang diharapkan bermanfaat. Tips-tips ini
merupakan esensi lahirnya sebuah rancangan grafis yang fungsional dan
memiliki kedalaman.
1) Learn the Basic!
Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kualitas desain kamu adalah belajar prinsip-prinsip dasar dalam desain grafis. prinsip-prinsip tersebut adalah fondasi dasar. Jika fondasinya sudah benar, selebihnya akan mengalir dengan sendirinya. Diantara hal-hal dasar yang harus dipelajari adalah mengenal bentuk, tata letak, proporsi, keseimbangan (balance), kesatuan (unity), pengulangan (repetation), maupun teori-teori persepsi seperti gestalt, dll.
Prinsip-prinsip dasar tersebut merupakan hal ilmiah yang ditemukan melalui eksperimen orang-orang terdahulu. Pada desain grafis, prinsip dan pengetahuan dasar menyentuh aspek-aspek vital seperti fungsi dan estetika.
2) Berfokus kepada Tujuan
Karya grafis adalah rancangan yang mengedapankan fungsi/tujuan. Maka penting bagi desainer grafis untuk selalu mengedepankan tercapainya fungsi. Seringkali kebanyakan dari kita terlalu terfokus kepada nilai estetis atau keindahan sehingga lupa kepada fungsi. Sehingga tidak jarang sebuah output karya grafis penuh sesak oleh elemen-elemen yang dianggap bakal membuat karya menjadi lebih estetis/indah, pada saat yang sama elemen-elemen itu malah merusak fungsi utama karya grafis yaitu menyampaikan pesan dan informasi.
3) Manajemen Waktu
Sebuah rancangan yang baik tentu saja butuh waktu untuk diwujudkan. Project desain yang terburu-buru membuat kita melupakan detail-detail kecil yang sangat berpengaruh. Solusi terbaik adalah memberikan deadline yang realistis, kemudian mengedukasi klien melalui proses yang harus dilalui untuk mewujudkan hasil kerja yang maksimal. .
4) Keep It Simple, Stupid! (KISS)
"Keep It Simple, Stupid!" adalah kalimat yang populer dikalangan creative professional. Intinya adalah menekankan pentingnya kesederhanaan dalam sebuah karya, apapun itu. Output yang sederhana akan lebih mudah dimengerti. Ini juga terkait dengan bagaimana membuat karya grafis menjadi fungsional.
5) Mendalami Proses
Setiap bidang desain grafis seperti layout, ilustrasi, dan digital imaging masing-masing membutuhkan proses yang berbeda dalam pengerjaannya. Belajarlah untuk menemukan tehnik dan proses kerja yang baik, baik itu dari desainer senior, di komunitas, buku, internet, dll. Proses yang tepat tidak hanya menjadikan pekerjaan menjadi lebih efisien, tapi juga memberi ruang bagi desainer untuk fokus menjaga kualitas sebuah karya.
1) Learn the Basic!
Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kualitas desain kamu adalah belajar prinsip-prinsip dasar dalam desain grafis. prinsip-prinsip tersebut adalah fondasi dasar. Jika fondasinya sudah benar, selebihnya akan mengalir dengan sendirinya. Diantara hal-hal dasar yang harus dipelajari adalah mengenal bentuk, tata letak, proporsi, keseimbangan (balance), kesatuan (unity), pengulangan (repetation), maupun teori-teori persepsi seperti gestalt, dll.
Prinsip-prinsip dasar tersebut merupakan hal ilmiah yang ditemukan melalui eksperimen orang-orang terdahulu. Pada desain grafis, prinsip dan pengetahuan dasar menyentuh aspek-aspek vital seperti fungsi dan estetika.
2) Berfokus kepada Tujuan
Karya grafis adalah rancangan yang mengedapankan fungsi/tujuan. Maka penting bagi desainer grafis untuk selalu mengedepankan tercapainya fungsi. Seringkali kebanyakan dari kita terlalu terfokus kepada nilai estetis atau keindahan sehingga lupa kepada fungsi. Sehingga tidak jarang sebuah output karya grafis penuh sesak oleh elemen-elemen yang dianggap bakal membuat karya menjadi lebih estetis/indah, pada saat yang sama elemen-elemen itu malah merusak fungsi utama karya grafis yaitu menyampaikan pesan dan informasi.
3) Manajemen Waktu
Sebuah rancangan yang baik tentu saja butuh waktu untuk diwujudkan. Project desain yang terburu-buru membuat kita melupakan detail-detail kecil yang sangat berpengaruh. Solusi terbaik adalah memberikan deadline yang realistis, kemudian mengedukasi klien melalui proses yang harus dilalui untuk mewujudkan hasil kerja yang maksimal. .
4) Keep It Simple, Stupid! (KISS)
"Keep It Simple, Stupid!" adalah kalimat yang populer dikalangan creative professional. Intinya adalah menekankan pentingnya kesederhanaan dalam sebuah karya, apapun itu. Output yang sederhana akan lebih mudah dimengerti. Ini juga terkait dengan bagaimana membuat karya grafis menjadi fungsional.
5) Mendalami Proses
Setiap bidang desain grafis seperti layout, ilustrasi, dan digital imaging masing-masing membutuhkan proses yang berbeda dalam pengerjaannya. Belajarlah untuk menemukan tehnik dan proses kerja yang baik, baik itu dari desainer senior, di komunitas, buku, internet, dll. Proses yang tepat tidak hanya menjadikan pekerjaan menjadi lebih efisien, tapi juga memberi ruang bagi desainer untuk fokus menjaga kualitas sebuah karya.
Mengenal Tool Dasar CorelDRAW
| 1. | Pick Tool = Untuk menyeleksi, mengubah ukuran, dan juga memutar arah objek gambar. |
| 2. | Shape Edit a) Shape : Menyunting bentuk objek gambar. b) Smudge Brush : Mengubah / mendistorsi keseluruhan gambar dengan menarik garis tepinya. c) Roughen Brush : Mengubah / mendistorsi keseluruhan outline bentuk gambar dengan menarik garis tepinya. d) Free Transform Tools : Mengubah objek gambar menggunakan rotasi(pemutaran posisi) bebas, rotasi sudut, mengubah ukuran dan, dan juga memiringkan bentuk gambar. |
| 3. | Crop Tool a) Crop : Menghilangkan bagian yang tidak diinginkan dalam objek. b) Knife : Mengubah / mendistorsi keseluruhan gambar dengan menarik garis tepinya. c) Erase : Menghapus area dalam gambar. d) Virtual Segment Delete : Menghapus suatu bagian objek yang berada dalam persinggungan(interseksi). |
| 4. | Zoom a) Zoom : Mengubah perbesaran gambar dalam jendela gambar. b) Hand : Mengatur bagian gambar yang tampil di dalam jendela gambar. |
| 5. | Curve a) Freehand : Menggambar segmen atau kurva dalam bentuk garis tunggal. b) Bezier : Menggambar kurva dalam bentuk garis tunggal per titik (node). c) Artistic Media Tool : Memunculkan fungsi pembuat bentuk(pena), seperti brush(efek kuas dengan pola pulasan tertentu), Sprayer(efek cat semprot), Calligraphic(efek pena kaligrafi), dan Pressure(efek pena teknik yang akan membentuk garis tepi tanpa lengkung). d) Pen : Menggambar kurva dalam sebuah segmen pertitik(node). e) Polyline : Menggambar garis dan kurva dalam modus preview. f) 3 Point Curve : Menggambar kurva dengan menentukan titik awal dan akhir, lalu titik pusat kurva. g) Interactive Connector : Menggabungkan dua objek dengan sebuah garis. h) Dimension : Menggambar garis secara vertical, horizontal, bersudut, dan miring. |
| 6. | Smart Tools a) Smart Fill : Untuk menciptakan objek dari sebuah area lalu mengisikannya dengan warna atau tekstur. b) Smart Drawing : Untuk mengubah coretan pointer yang anda gambar ke bentuk dasar atau bentuk yang wujudnya lebih halus. |
| 7. | Rectangle a) Rectangle : Untuk membentuk segi dan kotak. b) 3 Point Rectangle : Untuk membentuk segi dan kotak dengan menyusunnya per titik. |
| 8. | Ellipse a) Ellipse : Untuk menggambar elips dengan lingkaran. b) Hand : Mengatur bagian gambar yang tampil di dalam jendela gambar. |
| 9. | Object a) Polygon : Untuk membentuk polygon dan bintang secara simetris. b) Star : Untuk membentuk bintang. c) Complex Star : Untuk membentuk bintang dengan bentuk yang lebih kompleks dengan persinggungan sudut. d) Graph Paper : Untuk membentuk serupa tabel atau susunan kotak-kotak seperti pada kertas gambar teknik. e) Spiral : Untuk membentuk spiral(per) secara simetris dan logaritmis. |
| 10. | Perfect Shapes a) Basic Shapes : Menyediakan aneka bentuk jadi seperti segidelapan, smiley face, hingga segitiga. b) Arrow Shapes : Untuk memudahkan menggambar bentuk tanda panah dengan aneka variasi bentuk, arah, dan jumlah kepala panah. c) Flowchart Shapes : Untuk memudahkan menggambar bentuk flowchart(bagan). d) Banner Shapes : Untuk memudahkan menggambar bentuk pita dan symbol ledakan. e) Callout : Untuk memudahkan menggambar bentuk balon bicara dan label. |
| 11. | Text Tool = Untuk membuat teks langsung di area gambar baik yang berfungsi sebagai teks artistic maupun keterangan. |
| 12. | Interactive Tools a) Interactive Blend : Untuk membentuk segi dan kotak b) Interactive Contour : Untuk membentuk segi dan kotak dengan menyusunnya per tit c) Interactive Distortion : Untuk mendistorsi objek secara push/pull, zipper, dan twister. d) Interactive Drop Shadow : Untuk menyisipkan bayangan ke dalam objek. e) Interactive Envelope : Untuk mengubah bentuk objek dengan menarik titik(node) pada outline. f) Interactive Extrude : Untuk membentuk ilusi kedalaman pada objek. g) Interactive Transparency : Untuk menyisipkan efek transparan pada objek. |
| 13. | Eyedropper a) Eyedropper : Untuk menyeleksi dan menyalin property yang terkait dari sebuah objek, seperti warna(isi dalam objek), garis, ketebalan garis, ukuran, dan efek. b) Paintbucket : Untuk menerapkan property yang terkait dari sebuah objek, seperti warna(isi dalam objek), garis, ketebalan garis, ukuran, dan efek; yang diambil lewat eyedropper tool, ke objek lainnya. |
| 14. | Outline a) Outline Pen Dialog : Untuk mengakses boks dialog outline pen. b) Outline Color Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengaturan warna outline. c) No Outline : Untuk menghilangkan outline dari sebuah objek. d) ½ Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis ½ point. e) 1 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 1 point. f) 2 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 2 point. g) 8 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 8 point. h) 16 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 16 point. i) 24 Point Outline : Untuk membentuk ketebalan garis 24 point. j) Color Docker Window : Untuk membuka docker untuk pengaturan warna dan outline objek. |
| 15. | Fill Tools a) Fill Color Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengaturan cat(pengisi bagian dalam objek) dari sebuah objek. b) Fountain Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi warna dan gradasi ke dalam objek. c) Pattern Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi pola ke dalam objek. d) Texture Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi tekstur ke dalam objek. e) Post Script Fill Dialog : Untuk mengakses boks dialog pengisi gambar post-script ke dalam objek. f) No Dialog : Untuk menghilangkan unsur pengisi dari sebuah objek. g) Color Docker Window : Untuk membuka docker untuk pengaturan warna dan outline objek. |
| 16. | Interactive Fill a) Interactive Fill : Untuk mengisi aneka fill(pengisi objek) ke dalam sebuah objek. b) Interactive Mesh : Untuk menerapkan garis-garis jejaring pada objek. semoga bermanfaat |
Langganan:
Postingan (Atom)













